Menjadi Lucu

Saya tidak pernah merasa kalau saya lucu. Tapi anehnya, orang-orang (setidaknya di Youtube) banyak yang bilang kalau saya lucu.

Kata mereka, ketawa saya nular. Dan ini membuat saya bingung.

Jujur saja video-video reaction yang sifatnya santai dan saya banyak tertawa, sebenarnya adalah video yang cukup sulit untuk dibuat.

Tentu bukan sulit dari segi teknis dan ide, lha wong isinya cuma nonton kiriman video dan ketawa-tawa. Dan saya jelas sagat enjoy untuk melakukan itu, sekaligus jadi hiburan untuk saya sendiri. Tapi, ada bagian sulit dari hal ini, yaitu ketika saya melihat ulang rekaman videonya.

Ketika melihat rekaman videonya dan melakukan proses editing, saya sering merasa, cara saya tertawa itu aneh. Kadang juga saya seakan melihat kalo tertawanya itu terkesan dipaksakan, walaupun itu tidak. Dan itulah kenapa video jenis ini cukup sulit untuk saya pribadi: saya malu untuk melihat rekaman video saya ketawa.

Tapi… lagi-lagi ini adalah hal yang aneh.

Ketika saya mengupload video ketawa-ketawa itu yang menurut saya tidak lucu, banyak orang yang bilang kalau itu lucu. Dan cara saya ketawa menular pada mereka.

Lah.

Kok bisa?

Saya saja merasa semua hal itu cringe. Ngga ada lucu-lucunya sama sekali.

Dan itulah kenapa, saya tidak pernah menonton ulang video saya yang isinya adalah saya ketawa-tawa. Walaupun ini adalah video paling menyenangkan untuk dibuat.

Author: Fajrul

Amateur physicist and science writer