Berbicara di panggung yang besar

Saya punya keinginan untuk dapat tampil berbicara di sebuah panggung yang besar.

Tapi oleh rekan saya yang satu ini, saya dinasehati.

Kalau kamu pengen bisa tampil di panggung yang besar, ya perlahan dari panggung acara yang kecil-kecil dulu…

Gimana mau diundang ke acara yang besar kalau acara yang kecil-kecil aja ngga pernah mau dateng

Jadi, ceritanya saya punya sedikit kecenderungan untuk menolak undangan mengisi atau tampil di acara-acara kampus. Baik diminta untuk menjadi narasumber, juri, atau sekedar dimintai testimoni untuk promosi acara.

Sebenarnya sih saya bukan menolak.

Hanya saja, kebetulan saya kurang cocok dengan misi yang diangkat dalam acara itu. Oleh karenanya, saya tidak mau.

Contohnya seperti acara motivasi untuk ajakan berprestasi… kan itu ngga saya banget.

Dalam prinsip saya saat ini (suatu saat bisa berubah), tujuan berupa prestasi itu kurang benar. Kalau tujuannya prestasi, nanti yang dituju hanyalah cara untuk meraih prestasi itu lewat tips-trik tertentu, sementara penghayatan dari prestasi itu malah jadi dilupakan.

Yang lebih tepat menurut saya adalah semangat untuk berkreasi dan semangat untuk berkarya. Soal prestasi mah urusan belakangan. Semakin banyak karya dan semakin bagus karya, otomatis prestasi ini akan mengikuti.

Karya berkaitan dengan pemenuhan potensi diri yang memungkinkan kita untuk dapat mencapai kepuasan hidup dan kebahagiaan jangka panjang.

Itulah kenapa saya lebih menekankan karya daripada prestasi.

Eeeee lha kok saya malah ngelantur. Kembali lagi ke topik awal.

Saya pengen banget buat berbicara di panggung besar di acara-acara keren gitu. Katakanlah seperti TEDx atau yang lainnya.

 

Atau minimal bicara di acara yang diadain di tempat ala-ala bioskop.

 

Walaupun sepertinya jalan ke sana masih panjang, setidaknya kemarin saya berkesempatan untuk melangkah mendekat ke sana.

Kebetulan banget, kemarin saya bersama tim Saintif berkesempatan untuk mengikuti kegiatan Undip Business Matching 2018. Sebuah acara yang mempertemukan antara calon investor, mitra, dan buyer potensial dengan startup yang ada di Undip.

 

Nah, di acara ini saya mempresentasikan Saintif di hadapan para hadirin… di atas panggung yang besar (dan cukup keren).

 

Walaupun saya tahu para hadirin tidak ada yang memperhatikan, setidaknya saya sudah berkesempatan untuk berbicara di panggung yang besar haha.

By Fajrul

Amateur physicist and science writer

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *